Panen Tomat Organik, “Buah Awet Tidak Mudah Busuk” kata salah seorang pembeli.

Selain sehat karena terbebas dari pestisida dan bahaya pupuk kimia, tanaman yang ditanam secara organik juga menghasilkan buah yang kualitasnya jauh lebih baik.

Di Lombok Organik, kami menanam sekitar 100 lebih Tomat untuk melakukan uji coba efektivitas beberapa jenis pupuk organik yang kami kembangkan.

Hasilnya sangat bagus menurut pendapat kami, walaupun kami menanam pada musim hujan saat curah hujan benar-benar sangat tinggi.

Tanaman tomat rentan terserang berbagai jenis penyakit terutama pada musim hujan, seperti busuk batang dan busuk buah, akan tetapi percobaan 100 batang tomat di Lombok Organik tidak mengalami hambatan yang berarti, sehingga akhirnya bisa panen tomat organik dengan hasil yang sangat baik.

Penggunaan plastik mulsa pada musim hujan sangat efektif menangkal berbagai jenis penyakit pada tanaman tomat.

Kami sempat awalnya ingin menggunakan serbuk kayu sebagai alternatif pengganti mulsa, akan tetapi serbuk kayu tidak bagus digunakan pada saat musim hujan, karena bisa memicu jamur dan bakteri.

Berikut video proses persiapan lahan dan beberapa perawatan yang diberikan.

Bertani tomat dan cabai, proses persiapan lahan

Untuk pengendalian hama ulat, kami coba dengan menanam beberapa jenis tanaman disekeliling pagar kebun seperti kacang panjang dan buncis, ternyata cukup efektif untuk menghalau ulat buah yang rentang menyerang saat tanaman tomat saat memasuki masa generatif.

Untuk busuk akar dan busuk batang, kami menggunakan pupuk organik cair dan pestisida nabati.

Pestisida nabati kami aplikasikan sekali saja selama umur tomat sampai berbuah. Saat curah hujan terlalu tinggi, kami bantu dengan aplikasi hidrogen peroksida. Aplikasi dengan cara disemprotkan ke tanaman untuk membunuh jamur dan bakteri.

Lebih jauh tentang hidrogen peroksida (h2o2) bisa dibaca melalui link berikut: Cara aplikasi H2O2 50% pada tanaman.

Selain pupuk organik cair (POC), kami juga aplikasikan beberapa jenis pupuk organik lainnya, seperti:

Pada minggu-minggu awal, tanaman tomat diserang hama Gangsir yang cukup merepotkan. Merepotkan karena pestisida hampir tidak bisa membasmi hama ini.

Hama gangsir ini memakan tanaman tomat muda, tidak tanggung-tanggung, yang tersisa dari batang tomat kurang dari 1 cm di atas permukaan tanah.

Untuk mengatasi hama ini, kami menggunakan potongan bambu, kami potong dengan ukuran 10-15 cm, bambu bulat masih utuh, untuk melindungi tanaman agar tidak bisa dijangkau oleh hama ini.

Setelah berumur lebih dari satu bulan, tomat mulai berbunga dan berbuah. Berikut video panen tomat organik, satu batang bisa lebih dari 2kg buah tomat. Tinggi batang lebih dari 2 meter, sebagian masih terus berbunga.

Video panen tomat organik.

Demikian tadi sekilas tentang proses panen sayur organik dan beberapa tips dan perawatan yang dilakukan pada tanaman tomat agar hasil yang diperoleh bisa maksimal. Jika ada yang ingin didiskusikan, jangan sungkan untuk meninggalkan pesan Anda pada kolom komentar, terimakasih

Kiral

Hobi dalam dunia pertanian dan peternakan, terutama yang dilakukan secara organik. Tidak ada pendidikan formal terkait pertanian, pernah menempuh pendidikan di jurusan teknik komputer. Menjadi web designer di Sasambo Design, dan sebagai penggagas berdirinya Lombok Organik