Tips mencegah busuk batang dan busuk akar buah Tin pada saat musim hujan datang.

Busuk akar dan busuk batang merupakan salah penyakit pada tanaman Buah tin yang sering sekali menyerang ketika musim hujan datang, atau ketika kelembapan media tanam yang tinggi.

Penyakit ini kemungkinan disebabkan oleh bakteri atau jamur (patogen) yang berkembang lebih banyak dalam kondisi tanah yang lembab dan media tanam yang tidak steril.

Penyakit ini sering menyerang pada Buah tin yang ditanam di media Pot atau polybag, walaupun yang ditanam ditanah tetap rentan terserang penyakit ini.

Penyebab Busuk akar dan Busuk Batang Pada Buah Tin.

  • Media tanam yang terlalu lembab
  • Drainase media tanam yang tidak bagus
  • Media tanam yang tidak steril

Jenis Pohon buah tin juga terkadang memiliki ketahanan yang berbeda terhadap penyakit ini, Anda bisa menjadikan tanaman Buah tin yang memiliki ketahanan terhadap kelembapan media tanam, sebagia indukan untuk disambung dengan pohon tin jenis lain yang memiliki ketahanan lebih rendah.

Tips Mencegah Busuk Batang dan Busuk Akar Buah Tin

Berikut adalah beberapa tips mencegah busuk batang dan busuk akar buah tin secara organik, tanpa melibatkan pestisida atau herbisida kimia berbahaya.

1. Pastikan Drainase Media Tanam Cukup Baik.

Media tanam yang memiliki drainase yang baik tidak akan terlalu lembab dalam waktu yang lama, karena air bisa terbuang lebih cepat. Tanaman juga akan subur dan tumbuh lebih cepat, karena sirkulasi udara pada media tanam akan lebih baik.

Kelemahan media tanam yang drainasenya tinggi adalah nutrisi juga akan mudah terbuang bersama air.

Untuk mengatasi ini, Anda perlu menambahkan arang (arang skam atau arang kayu) atau cocopeat untuk mengikat unsur hara dan sebagai tempat bakteri baik membangun koloni.

Cara membuat arang sebagai campuran media tanam pernah saya bahas pada tulisan berikut ini, Membuat arang dari serbuk kayu untuk kesuburan media tanam.

Pasir paling cepat dalam menyerap dan membuang air (airase dan drainase), sangat bagus ditambahkan ke dalam media tanam Buah tin.

Gunakan pasir sungai karena lebih sedikit kandungan tanahnya.

Tambahkan juga cocopeat, arang, kompos kohe (yang sudah matang) dengan perbadingan 1:1

Jika menginginkan media tanam lebih gembur lagi, bisa tambahkan skam padi secukupnya. Kemudian Masukkan campuran media tanam kedalam pot atau polybag.

Untuk memastikan drainase media tanam cukup baik, silahkan sirampkan air kedalam campuran media tanam yang sudah dibuat menggunakan campuran yang disebutkan di atas.

Jika air langsung keluar melalui lubang yang ada di pot atau polybag, maka drainase media sudah cukup bagus.

2. Menutup Permukaan Media Tanam Guna Mencegah Air Hujan Masuk Berlebih

Jika Anda masih ragu walaupun sudah memiliki airase dan drainase media tanam yang cukup baik, Anda bisa menggunakan cara kedua berikut ini.

Tutup permukaan media tanam menggunakan plastik atau bahan apa saja untuk mencegah air hujan masuk berlebih.

Cara ini sangat berguna ketika musim hujan sudah mencapai puncaknya, saat hujan bisa turun setiap hari dalam durasi yang lama (bahkan hujan bisa turun sepanjang hari dalam beberapa hari).

mencegah busuk akar buah tin
Media tanam Buah TIn pada planterbag ditutup dengan plastik untuk mencegah air hujan masuk berlebih.

3. Berikan Pupuk Organik Yang Bisa Membantu Melawan Patogen Pada Media Tanam.

Pupuk organik mengandung microorganisme yang bisa membantu melawan patogen penyebab busuk akar dan batang pada Buah tin.

Diantara bakteri baik pada pupuk organik yang bisa dimanfaatkan adalah bakteri PGPR, bakteri ini akan membentuk koloni pada sitem perakaran tanaman, dan akan melindungi akar dari bakteri dan jamur yang bisa merusak akar.

Aktivitas Bakteri PGPR ini juga akan menghasilkan beberapa jenis hormon tumbuh yang akan mambantu meningkatkan keseburan tanaman.

Lebih detail tentang bakteri ini bisa anda lihat pada postingan berikut ini. Bakteri PGPR Sahabat Petani

Pemberian pupuk organik dari bahan-bahan yang banyak mengandung tanin juga bisa sangat membantu, cara membuat pupuk organik bisa anda lihat pada postingna berikut ini, Membuat pupuk organik.

Sebagian penggiat pertanian organik juga biasa menggunakan H2O2 (Hidrogen peroksida).

H2O2 memang merupakan zat kimia, akan tetapi tidak meninggalkan residu yang berbahaya bagi manusia dan tidak mencemari lingkungan.

Itudia 3 tips mencegah busuk batang dan busuk akar buah tin, jika Anda memiliki tips yang lain, bisa ditambahkan pada kolom komentar, sekian semoga bermanfaat.

Kiral

Hobi dalam dunia pertanian dan peternakan, terutama yang dilakukan secara organik. Tidak ada pendidikan formal terkait pertanian, pernah menempuh pendidikan di jurusan teknik komputer. Menjadi web designer di Sasambo Design, dan sebagai penggagas berdirinya Lombok Organik