Cara membuat media tanam polybag yang subur dan gembur secara organik, agar tanaman tumbuh sehat dan pertumbuhan lebih cepat.

Ada empat hal penting yang harus dimiliki oleh media tanam (Metan) pada ploybag, pot atau planterbag, agar tanaman bisa tumbuh dengan sehat dan subur.

Pertama, media tanam harus kaya akan unsur hara, baik makro maupun mikro sebagai pupuk dasar bagi tanaman. Tambahn unsur hara memang bisa diberikan melalui pupuk susulan, akan tetapi jika Anda ingin bertanam secara organik, pupuk dasar yang subur sangat diutamakan.

Kedua, Media tanam harus poros, sehingga sirkulasi udara pada media tanam bisa maksimal. Dengan media tanam yang gembur, suplai oksigen juga akan sangat bagus, sehingga penetrasi akar juga akan maksimal dan tentunya ini akan berdampak pada percepatan pertumbuhan tanaman.

Ketiga, media tanam harus bisa menyimpan air lebih baik. Kelemahan media tanam yang poros adalah air lebih cepat menguap, sehingga media tanam cepat kering. Untuk mengatasi ini, perlu dimasukkan campuran bahan kedalam media tanam yang lebih baik dalam menyimpan air.

Media tanam yang dapat menyimpan air dalam waktu yang lebih lama sangat penting pada pertanian polybag.

Keempat, metan harus steril dari jamur dan bakteri yang bisa membawa penyakit bagi tanaman. Terutama jika ingin bertanam tanaman sayur pada polybag, media tanam yang seteril menjadi sangat penting, karena kita ketahui, tanaman sayur seperti terong-terongan (caba, tomat, terong dll) sangat rentang terhadap penyakit yang berasal dari patogen pada media tanam.

Berikut Video cara membuat media tanam polybag, dari kanal youtube lombok organik.

Video cara membuat media tanam polybag yang subur dan gembur

Sumber Campuran Media Tanam Yang Kaya Unsur Hara

  • Kotoran Hewan. Mengandung unsur hara makro yang komplit, sangat bagus digunakan sebagai campuran media tanam. Kotoran kambing dan kotoran ayam broiler dikatakan memiliki kandungan unsur hara terbaik untuk pertumbuhan tanaman.
  • Kompos daun yang sudah lapuk dan menjadi tanah. Mengandung unsur hara yang bagus bagi pertumbuhan tanaman (Unsur hara Nitrogen lebih dominan)
  • Kascing (Bekas cacing/kotoran cacing). Bagi Anda yang budidaya cacing, kascing sangat bagus dijadikan campuran media tanam, karena mengandung unsur hara yang komplit bagi pertumbuhan tanaman.

Catatan:

Kotoran hewan (Kohe) memang sangat bagus, akan tetapi jika belum matang (belum lapuk atau tidak difermentasi) biasanya membawa patogen yang akan menjadi penyakit bagi tanaman.

Maka pastikan kohe sudah benar-benar lapuk atau kering, atau bisa juga dengan cara difermentasi terlebih dahulu, Caranya bisa dilihat pada tulisan berikut, Cara Fermentasi Kotoran Hewan

Anda bisa memilih salah satu dari bahan tersebut di atas, atau bisa kombinasi dari beberapa jika tersedia disekitar Anda.

Campuran Metan Agar Lebih Poros

  • Sekam Padi. Selain bisa membuat media tanam lebih poros, sekam padi juga mengandung unsur hara yang sangat bagus bagi pertumbuhan tanaman, baik pada masa vegetatif, maupun generatif.
  • Cocopeat. Serbuk sabut kelapa (cocopeat) terbukti bisa menggembrukan media tanam, dan penyubur bagi tanaman.
  • Kompos dari bahan-bahan organik yang sudah lapuk (Pada video di atas, digunakan kompos dari daun bambu)
  • Serbuk Gergaji. Gunakan yang sudah kering atau lapuk, bisa menyuburkan tanah dan membuat media tanam lebih ringan dan poros
  • Arang. Anda bisa membuat arang dari sekam padi dan serbuk gergaji. Arang selain bisa membuat metan lebih gembur, juga sangat baik dalam menyimpan air, dan menetralkan berbagai senyawa beracun pada media tanam.

catatan:

Gunakan salah satu dari bahan yang tersedia, campuran dari semua bahan lebih bagus untuk memperkaya unsur hara pada media tanam.

Bahan Yang Bisa menyimpan Air lebih baik.

  • Cocopeat. Selain bisa membuat media tanam lebih poros, cocopeat ternyata sangat baik dalam menyimpan air
  • Arang. Arang bisa menjadi rumah bagi berbagai jenis microorganisme. Baik arang sekam, arang serbuk gergaji, atau arang dari bahan organik lainnya, sangat baik dalam menyimpan air.

Catatan:

Menggunakan arang sebagai campuran metan juga bisa membuat media tanam lebih steril.

Komposisi campuran bahan

Gunakan perbandingan bahan 2:1:1, dimana dua bagian untuk kotoran hewan, 1 bagian untuk campuran metan agar lebih poros, dan 1 bagian untuk tanah.

Jika Anda menginginkan media tanam yang lebih poros lagi naikkan perbandingan menjadi 2:2:1

Usahakan selalu untuk menyertakan arang, misalkan Anda memiliki cocopeat atau sekam padi, maka campur dengan arang menggunakan perbandingan 1:1

Berikan kapur dolomit secukupnya, dengan cara menaburkannya pada permukaan campuran metan secara merata. Dolomit bisa menjaga PH tanah tetap stabil. Pemberian dolomit yang terlalu banyak bisa mengakibatkan media tanam menjadi keras.

Anda juga bisa menggunakan abu sisa pembakaran sebagai alternatif pengganti dolomit.

Demikian cara membuat media tanam polybag untuk menghasilkan metan yang gembur dan subur, semoga tulisan ini bermanfaat, jika masih ada yang kurang jelas, jangan sungkan untuk meninggalkan pesan Anda pada kolom komentar, terimakash, salam organik! lombok organik

Kiral

Hobi dalam dunia pertanian dan peternakan, terutama yang dilakukan secara organik. Tidak ada pendidikan formal terkait pertanian, pernah menempuh pendidikan di jurusan teknik komputer. Menjadi web designer di Sasambo Design, dan sebagai penggagas berdirinya Lombok Organik