Tidak hanya digunakan pada dunia kesehatan, manfaat Hidrogen peroksida (h202) ternyata juga bisa dirasakan oleh tanaman di kebun Anda.

Hidrogen peroksida merupakan senyawa kimia anorganik bewarna bening seperti air tetapi sedikit lebih kental. Biasa digunakan untuk membersihkan luka kecil atau goresan ringan pada kulit.

Belakangan, diketahui h2o2 ternyata juga memiliki beberapa manfaat luar biasa bagi tanaman.

Kenapa penggiat pertanian organik perlu memertimbangkan untuk menggunakan Hidrogen Peroksida?

Karena h202 merupakan zat kimia yang tidak meninggalkan residu berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan ketika diaplikasikan kepada tanaman.

H2O2 bisa menjadi alternatif bagi penggiat pertanian ramah lingkungan, yang masih ingin menggunakan zat-zat kimia tertentu yang tidak berbahaya dan mudah didapatkan.

Karena terkadang, pada beberapa wilayah, sulit menerapkan pertanian organik menggunakan bahan-bahan alami dari alam.

Dipasaran biasanya terdapat hidrogen peroksida dengan konsentrasi 50%, 35%, 10% dan 3%. Untuk konsentrasi 50%,35% dan 10% bisa Anda dapatkan di toko-toko yang menjual aneka barang dan cairan kimia.

Untuk konsentrasi 3% biasa Anda dapatkan di apotek terdekat.

Semakin tinggi konsentrasi h2o2, semakin keras reaksi yang dihasilkan, sehingga Anda sangat dituntut untuk berhati-hati jika menggunakan hidrogen peroksida konsentrasi 50%, 35%, dan 10%

Jika cairan h2o2 50% tumpah di tanah, maka seketika terjadi reaksi, tanah seperti mendidih. Tidak terbayangkan jika terkena pada bagian tubuh, apalagi tanaman Anda.

Hidrogen peroksida 10% bisa digunakan sebagai herbisida ramah lingkungan, untuk membunuh rumput dan tanaman yang tidak dinginkan.

Tapi jagan sampai terkena tanaman budidaya, karena juga bisa ikut mati.

Jika pertama kali mengenal h202, saya sarankan untuk menggunakan yang konsentrasi 3% yang bisa Anda dapatkan di Apotik terdekat dengan harga berkisar Rp. 10.000,- untuk 100ml.

Cairan hidrogen peroksida yang 3% terkena ke tangan atau bagian kulit lainnya, biasanya ada rasa sangat dingin, sampai seperti rasa kesemutan, tapi ada sebagian orang yang tidak merasakan apa-apa.

Manfaat Hidrogen Peroksida Untuk Tanaman

Hidrogen peroksida memang bukan pupuk yang mengandung nutrisi khusus untuk tanaman, karena unsur pembentuknya hanya terdiri dari hidrogen dan oksigen.

Bagaimana h2o2 Bisa membantu tanaman Anda?

Hidrogen peroksida membantu mendorong pertumbuhan akar yang sehat karena kandungan molekul oksigen ekstra.

Oksigen dapat membantu akar tanaman menyerap nutrisi dari tanah. Oleh karena itu, tambahan oksigen ekstra ini memungkinkan akar untuk menyerap lebih banyak nutrisi, yang berarti pertumbuhan lebih cepat, lebih sehat, dan lebih kuat.

Berikut beberapa manfaat lain dari hidrogen peroksida untuk tanaman.

  • Pengendalian Hama Tanaman.
  • Mengatasi Busuk Akar
  • Perawatan pada benih sebelum ditanam
  • Disemprotkan ke batang dan daun untuk membasmi jamur
  • Mengobat luka atau bagian yang rusak pada tanaman

Untuk memberi tambahan oksigen bagi tanaman atau untuk pengendalian hama, campurkan 1 sendok teh larutan hidrogen peroksida 3%, kedalam 1 cangkir air.

Jumlah ini juga cocok untuk pra-perawatan benih untuk mengendalikan infeksi jamur.

Untuk tanaman dengan busuk akar atau infeksi jamur, gunakan 1 sendok makan per cangkir air.

1 Sendok teh = 5ml

1 Sendok Makan = 15 ml

1 Cangkir = 236ml

Jika anda ingin mencampur bahan dalam jumlah yang lebih banyak (Tidak habis diapakai dalam satu kali pakai) pastikan Anda menyimpan campuran bahan ditempat yang sejuk dan tidak terkena oleh sinar mathari secara langsung.

Untuk penggunaan pada lahan yang lebih luas, supaya lebih hemat biaya, gunakan Hidrogen peroksida 50% atau 35%.

Melarutkan H2O2 50% ke 3%

Gunakan rumus v1.m1 = v2.m2

Misalkan kita akan membuat cairan 1000ml H2O2 3%, berapa mili liter H2O2 50% yang dibutuhkan?

Masukkan bilangan kedalam rumus.

v1 x 0.5 = 1000ml x 0.03
v1 x 0.5 = 30
v1 = 30/0.5
v1 = 60ml

Maka untuk mendapatkan 1000ml cairan h202 3%, larutkan 60ml H2O2 50% kedalam 1000ml air aquades atau air destilasi.

Demikian, jika ada yang ingin didiskusikan terkait postingan ini, jangan sungkan untuk meninggalkan pesan Anda pada kolom komentar, terimakasih.

Kiral

Hobi dalam dunia pertanian dan peternakan, terutama yang dilakukan secara organik. Tidak ada pendidikan formal terkait pertanian, pernah menempuh pendidikan di jurusan teknik komputer. Menjadi web designer di Sasambo Design, dan sebagai penggagas berdirinya Lombok Organik