Cara membuat herbisida organik, cara organik untuk membasmi rumput (gulma) dan tumbuhan lain yang tidak diharapkan.

Gulma sering menjadi pekerjaan tambahan yang sangat merepotkan. Membasmi gulma dengan menggunakan herbisida berbahan racun kimia ternyata tidak bagus untuk pertanian berkelanjutan.

Selain mengurangi kesuburan tanah, karena terbunuhnya cacing tanah dan sepesies pengurai lainnya yang ada di dalam tanah, penggunaan herbisida juga bisa mencemari lingkungan sekitarnya. Tentunya ini tidak sejalan dengan tujuan utama dari bertani secara organik.

Sementara jika menggunakan cara manual dengan sabit dan cangkul, tentu membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya yang tidak sedikit.

Tulisan Terkait:

Keuntungan menggunkan herbisida Nabati adalah, selain membunuh gulma, lahan akan semakin subur, karena pada dasarnya, bahan yang kita gunakan untuk membuat herbisida adalah bahan organik yang memiliki unsur hara yang sangat dibutuhkan tanaman, dan gulma yang mati, otomatis akan menjadi kompos bagi lahan pertanian.

Herbisida menyuburkan lahan? Bagaimana bisa?

Jika lahan semakin subur, bukannya gulma juga akan semakin tumbuh banyak?

Herbisida organik pada dasarnya adalah pupuk organik itu sendiri. Tapi dengan dosis tinggi, pupuk organik bisa membunuh tanaman.

Jadi prinsip kerja herbisida organik adalah dengan memberikan gulma pupuk organik dengan dosis yang tinggi.

Alat dan Bahan Yang Dibutuhkan

  • Air Kelapa 5 Liter
  • Ragi 20 Butir
  • Bawang putih 300gr
  • EM4 10ml
  • Wadah Penyimpanan

Cara Pembuatan

Masukkan air kelapa kedalam wadah penyimpanan, kemudian masukkan ragi dan bawang putih yang sudah dihaluskan, kemudian aduk sampai homogen.

Langkah selanjutnya, masukkan EM4. Permentasi dilakukan selama 2 minggu dengan sistem anaerob (kedap udara). Simpan ditempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung.

Setiap 2 hari sekali, buka tutup wadah penyimpanan, untuk membuang gas sisa permentasi.

Cara Penggunaan.

Campurkan 500ml herbisida organik dengan satu tangki sepriyer (16 liter). Usahakan gunakan air sumur atau air sungai. Usahakan dalam menyemprot, gulma harus sampai basah dan terkena rata oleh cairan herbisida.

Jangan menyemprot diwaktu grimis dan hujan, herbisida tidak akan berfungsi membunuh gulma. Usahakan tidak mengenai tanaman budidaya waktu penyemprotan.

Catatan Tambahan

  • Gunakan perekat pestisida nabati untuk memaksimalkan hasilnya.
  • Beberapa jenis gulma mungkin tidak akan langsung mati, terutama yang batang dan akarnya lebih keras. Tambahkan dosis jika diperlukan.

Demikian cara membuat herbisida organik dari bahan-bahan yang ada di sekeliling kita, ikut fanpage facebook lombok organik, update video dari kanal youtube, dan instagram kami untuk mendapatkan update terbaru seputar tips pertanian dan peternakan secara organik.

Jika ada yang masih kurang jelas, jangan sungkan untuk meninggalkan pesan anda pada kolom komentar. Terimakasih, salam organik.